Tampilkan postingan dengan label Cerita MKKM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita MKKM. Tampilkan semua postingan
Jumat, 09 Mei 2014
Selamat Jalan Ibu Nita Yulianik, S.Pd ....
15.40.00
Cerita MKKM
Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun. Mkkm MTs Surabaya kehilangan salah
seorang anggota mkkmsby yaitu Ibu Nita Yulianik, S.Pd lahir di Tuban, 29 Juli 1977
berusia 37 tahun, meninggal dunia pada Jum’at Pagi tanggal 9 Mei 2014, pukul 06.00
WIB. Beliau meninggal mempunyai sakit jantung yang dideritanya selama tiga tahun
terakhir ini. Ibu Nita panggilan akrab beliau yang juga sebagai kepala MTs.
Darut Tauhid yang beralamat Jl. Dukuh Bulak Banteng Sekolahan 2A/23 Surabaya, usianya
yang masih muda cukup mengejutkan para anggota mkkm mts surabaya bagaimana
tidak menjelang unas pertama tanggal 5 Mei 2014 kita sempat bertemu beliau dengan canda tawanya
seakan-akan tidak terlihat kalau ia menyimpan penyakit yang dideritanya
bertahun-tahun wajahnya kelihatan ceria dan manis sempat menyapa ke kepala
madrasah yang lain. Pada waktu itu Ibu Nita bercerita ke Ibu Khoirun Nisa Kepala
MTs. Hasanah teman dekat beliau menjelang unas sempat mengeluh kalau hidupnya
tinggal beberapa hari saja alias menghitung hari, hal itu dianggap bergurau sama
ibu nisa hanya guyonan belaka namun pada kenyataannya beliau sudah mendahuluinya.
Begitu juga kepada bapak Huda kepala MTs. Miftahul Ulum dia bercerita kalau
hidupanya tidak lama lagi sontak saja setelah dikasih tahu bahwa ibu nita meninggal
dunia beliau kaget dan terkejut serasa menyebut dalam hati “berarti 4 hari yang
lalu dia sudah pamitan”. yang mengherankan lagi yaitu bapak Agus Yulianto Kepala MTs.
Hasanuddin sebelum meninggal kamis malam jum’at pada tanggal 8 Mei 2014 masih
sempat singgah ke rumah bapak Agus untuk menjenguk istrinya yang melahirkan seorang anak putra. Cerita lain
juga dialami bapak Hilmi Kepala MTs. Sunan Ampel pada hari kamis sore sempat
bertemu di perempatan jalan pogot ibu nita bersama suami lagi berkendaraan
motor entah mau kemana tujuannya tapi jelasnya masih ada senyum ceria diwajah
ibu nita. imbuhnya
Kronologi meninggal dunia ibu Nita sempat kaget oleh
keluarga terutama suaminya yang sama-sama kepala madrasah yaitu Kepala MTs.
Muhajirin pada pagi hari tanggal 9 Mei 2014 jam 5 pagi ibu nita masih menunaikan ibadah sholat
shubuh karena kebiasaan beliau habis sholat subuh berlanjut ke sholat dhuha
namun sampai jam 7 pagi beliau masih terlelap tidur di ruang sholatnya. kontan suaminya
menghampiri seraya membangunkan, suaminya terkejut ketika dibangunkan beliau
sudah menghembuskan nafasnya tidak diketahui jam berapa tepatnya beliau meninggal
dunia tetapi yang jelas Allah Swt telah mengambil arwahnya di pagi yang cerah
itu. Innalillahi wainna ilahirojiun, semua
kembali ke jalan Allah SWT.
Selamat Jalan Ibu Nita Yulianik... Kita semua turut berdo'a sedalam-dalamnya semoga amal baik dan ibadah ibu diterima di sisi
Allah SWT. Amin. (yas)
Minggu, 26 Mei 2013
Dari TERTINGGAL sampai KETINGGALAN
05.34.00
Cerita MKKM
Tetapi di sini beda ceritanya, di komunitas Musyawarah Kerja Kepala Madrasah Tsanawiyah Kota Surabaya yang akan melaksanakan Rapat Kerja pada tanggal 24-26 Juni 2013 di Kota Bandung dengan menggunakan jalur darat yaitu kereta api.
Alkisah pada tanggal 24 Juni 2013 hari jumat jam 2 siang kami, rombongan peserta Raker berkumpul di stasiun kereta api Pasar Turi Surabaya. Setelah dicheck dan richek ada beberapa peserta yang belum hadir, maka kamipun menunggu sampai semua peserta terkumpul sebanyak 35 orang. Hal ini wajar, karena kondisi jarak tempuh antara stasiun dengan sebagian rumah peserta sangat jauh, maka kamipun memakluminya. Tetapi yang namanya kereta api jadwal pemberangkatan tidak menunggu 1 ata 2 orang, tepat jam 4 sore kereta api Harina yang kami tumpangi harus berangkat.
Sialnya, sampai waktu itu tiba masih ada 1 orang peserta berinisial ZR yang belum hadir. Ketika dihubungi katanya masih dalam perjalanan. Informasinya dia berangkat sejak jam 1 siang. Entah mengapa sampai jam 4 belum juga tiba, sepanjang yang kami perkirakan, sejauh manapun jarak rumahnya karena waktu itu jalanan tidak begitu macet, paling lama 1,5 jam pasti sudah sampai. Mungkin dia berangkat pake jalan kaki atau mampir ke Lamongan dulu atau kereta api dikira seperti bus yang bisa menunggu.
Tetapi nasi sudah terlanjur jadi bubur, kereta api Harina sudah bergerak dan melaju menunju ke Bandung. alhasil salah satu anggota peserta kami terpaksa ditinggalkan alias TERTINGGAL.
Dalam proses perjalanan, kereta api Harina sempat berhenti beberapa kali di stasiun-stasiun kecil, kadang berhenti lama, kadang juga sebentar. Ketika sampai di salah satu stasiun, tepatnya di stasiun chikampek, kereta api Harina berhenti angsir pindah kepala kereta api. Tiba-tiba salah satu peserta dengan inisial MJ berteriak, dengan nada yang TEGAS JELAS LUGAS dan MEYAKINKAN dia memberikan informasi kepada kami yang mau buang air kecil/besar atau yang mau merokok dipersilahkan turun karena kereta api akan berhenti lama. Dengan spontanitas beberapa peserta yang lain turun untuk pergi ke toilet stasiun yang gratis. Setidaknya ada empat peserta yang turun yakni berinisial MI, HY, NY, dan KN.
Namun naas kerata api ternyata tidak berhenti lama, hanya 5 menit berselang kereta api sudah diberangkatkan. Salah seorang dari mereka yang berinisial MI dengan insting BONEKnya secara spontan berlari dan Gandol, akhirnya diapun selamat. Sedangkan 3 orang (HY, NY, KN) terpaksa KETINGGALAN.
Menurut kesaksian salah seorang peserta yang tidak jadi turun, berinisal MH, setelah bertanya kepada petugas kereta, memang MJ memberikan info yang tidak berdasar. Akhirnya ia nyeletuk bahwa info dari MJ itu TEGAS JELAS LUGAS dan MENYESATKAN.
sungguh fonomena yang menarik untuk di filmkan....
Langganan:
Postingan (Atom)







.jpg)
.jpg)
















